top free dollar

Selasa, 13 Mei 2014

Perasaanmu adalah Jawaban Doamu...Waspadalah..!!

Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah ketika membaca judul di atas mungkin sebagian terkejut, mungkin sebagian bertanya-tanya apakah maksudnya itu? Knapa saya membuat judul "perasaanmu adalah jawaban doamu" ini bukanlah mengada-ada atau tanpa dasar, namun ini merupakan keprihatianan terhadap diri sendiri dan mungkin banyak diantara kita semua yg selalu berkata kenapa doaku belum dikabulkan???

Oleh karena itu saya mengajak untuk instropeksi diri apakah benar ketika kita berdoa sudah benar-benar memperhatikan perasaan kita?? Tahukah anda bahwasanya kita itu saat ini ternyata baru sebatas membaca doa bukan berdoa... padahal janji Allah 'Berdoalah niscaya akan Aku kabulkan"...Lha trus bedanya apa donk mas, kok bisa begitu?? Yaa bisa donk masa gak bisa he..he sabar om.. tenang tenang...;) mesem dikit ciss..

Berdo'a vs Baca Doa itu lainn??
Kalau baca doa itu baru sebatas membaca bahkan kadang tanpa penghayatan dan makna, cepet-cepetan buru-buru, tergesa-gesa, age-age, enggal-enggal wis opo meneh kuwi..;) oleh karena itu coba dech perhatikan..maaf nich ya kl anda dengar ceramah/kultum dengan membaca teks sama gak dgn yg tanpa membaca?? Paling DLN apa itu.. denger langsung ngantuk he hee.. ketahuan ya..

Trus sudah berapa lama kita lakukan seperti itu?? Setahun, dua tahun atau jangan2 dah dari dl ya he he... Naah oleh karena itu kita harus tahu ilmunya...
kalau Berdo'a itu artinya kita itu memohon, istilah jawanya "madhep mantep, nyenyuwun mring Gusti Allah" kalau bahasa gaulnya ya Ngobroll lah... lha kok bisa dikatakan ngobrol.. ya bisa namanya aja berkomunikasi.. coba atur nafas anda yg barusan lari tadi he he... wisss duduk tenang???.. Ucapkan ini dgn suara rendah dan memanggil...YAA ALLAH...YAA ALLAH... sampai bergetar hati anda memanggil Allah...rasakan kehadiranya dan Bicaralah yang jelas...!!!

Ahaa....Eheemm..(kayak masha & the bear aja) sekarang tahukan bedanya?? Apa coba?? Lupa lagi?? weelha dalah lali meneh to kepiye to leehh hehe (just kidding).
Jika anda melakukanya dgn benar akan bisa merasakan perbedaanya membaca doa dengan berdoa... naah kira-kira sepert itulah kejadianya..
Tahukan sekarang kita itu ternyata bukan memohon (berdoa) tapi menyuruh Allah...Yaa Allah mana rezekiku, mana hajatku..mana mana mana?? lagi dan lagi.. dan perhatikan bagaimana perasaanmu...? pasti dech gak konsen, alias dimulut saja.. :)

Oleh karena itu unsur paling penting dalam berdoa adalah perasaan atau kata lainya keyakinan dari hati yg terdalaaaammmm..yg ada pada diri kita..
Lha kita itu baru mau berdoa saja sudah ragu-ragu duluan kok.. nanti diterima gak ya, nanti dikabulkan gak ya??.
Soo mulai sekarang buang itu perasaan yg mengganggu...panggil Allah.. dan ngobrol lah dengan-NYA.. karena Dia sudah berjanji..Aku hanya menurut prasangka hamba-Ku saja"
jadi selaras dengan judul diatas tadi "Perasaanmu adalah jawaban doamu"
Bahkan ada informasi dari Allah langsung lewat hadist qudsi "AKU telah mengadakan hubungan yang langsung antara AKU dengan angan-angan (rasa/perasaan hati) dan harapan seluruh makhluk KU. Akan tetapi, mengapa mereka malah bersandar kepada selain AKU ?
AKU telah menyediakan semua harapan hamba-hamba KU, tetapi mengapa mereka putus asa & tidak puas dengan perlindungan KU ?

Wisslah cek sendiri sekarang, kan udah tahu ilmunya tadi he..he..
Sekarang setiap kita berdoa waspadalah terhadap perasaan kita..karena itu adalah bagian dari proses terkabulnya doa kita..
Simak nasehat berikut :

Dari Abu Hurairah ra. Berkata, bersabda Rasulullah saw. : Allah berfirman : “Aku tergantung pada prasangka hamba-Ku, dan Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku; jika ia mengingat-Ku dalam jiwanya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; dan jika ia mengingat-Ku dalam lintasan pikirannya, niscaya Aku akan mengingat-Nya dalam pikirannya kebaikan darinya (amal-amalnya); dan jika ia mendekat kepada-ku setapak, maka aku akan mendekatkannya kepada-Ku sehasta; jika ia mendekat kepada-ku sehasta, maka aku akan mendekatkannya kepada-ku sedepa; dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan menghampirinya dengan berlari. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).

So..marilah kita jaga perasaan hati kita kepada Allah SWT karena telah dijanjikan dan janji Allah pasti benar dan tidak pernah ingkar janji.. sedikit saja kita mendekat pada-Nya maka rahmat-Nya akan berlari menghampiri kita..
Jangan berputus asa dari rahmat Allah mari kita berdoa, bukan hanya  membaca doa saja.

"Yaa Allah jadikan kami, keluarga kami, anak/istri/suami kami, orang tua kami, sebagai asbab hidayah bagi sebanyak-banyak umat, sehingga siapa saja yang berhubungan dgn kami, mendengar kata-kata kami, mebaca tulisan-tulisan kami, memandang wajah-wajah kami akan senatiasa mendapatkan hidayah-Mu" Aaamiiin Yaa Rabbal 'alamiin

Baca juga Bila Doaku Terasa Lambat Jika ada manfaatnya, silakan dibagikan kepada orang lain, teman, saudara atau sahabat semoga tambah manfaat, dan jadi amal sholeh kita.

Terima kasih
Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto (pintulangit@gmail.com, smartpower78@gmail.com)



1 Do'a, Bila dirasa doa kita terlambat, renungkanlah ini !!!

Saudaraku yang dirahmati Allah terkadang kita sebagai manusia tidak bisa bersabar dalam kita berdoa dan menganggap bahwa Tuhan Allah terlambat dalam mengabulkan doa kita. Apakah kita mengalami seperti itu? Jika iya maka coba renungkanlah pelajaran dari Allah dalam surah Maryam 1-6 ini, DAHSYAT Luar Biasa :

**********************************************
1.      Kaf Ha Ya ‘Ain Sad ( hanya Allah yang tahu ).
2.      ( Yang dibacakan ini adalah ) Penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria,
3.      ( Yaitu ) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.
4.      Dia ( Zakaria ) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.
5.      Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugrahilah aku seorang anak dari sisi-Mu,
6.      Yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai.”
************************************************************ 

Coba perhatikan baik-baik pada ayat yg ke 4, ketika nabi Zakariya berdoa kepada Allah
“Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.
 Intinya bahwa nabi zakariya belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Allah meskipun sudah sekian lama bahkan sudah tua sekalipun belum dikabulkan hajatnya.
Dengan kesabaran yang begitu hebatnya sehingga akhirnya Allah perkenankan doanya dengan diberi anak yang nantinya bernama Yahya yang juga sebagai nabi. Walaupun usia sudah lanjut, istri sudah dinyatakan mandul tapi kalau Allah berkehendak tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.
Soo jadilah orang yang selalu optimis dan yakin dengan sungguh2 dalam hati bahwa kita tidak akan pernah kecewa pada pilihan Allah. Yakinlah kalau seandainya hajat kita belum terpenuhi pada apa yg kita minta bisa jadi Allah telah mengganti dengan disingkirkanya balak/bencana yang akan mengancam kita.
Jika kita mengalami hal itu, memang wajar sebagai manusia lumrah/umumnya namun coba kita gunakan doa tadi di dalam setiap doa kita dengan perasaan yang mantap dan sungguh2 berharap akan pertolongan Allah SWT. Dialah Dzat Yang Maha Mengetahui setiap urusan hambanya sekarang maupun yang akan datang dan pastinya Allah lebih mengetahui daripada kita sebagai hambanya. Wallahu a'lam bishowab.

Renungkan juga Disini (Doamu & Rasamu)

Semoga bermanfaat & silakan dibagikan kepada teman sahabat atau keluarga yg lain.

Salam Sukses Super Mulia


Jumat, 02 Mei 2014

Agar doa kita didengar Allah bacalah ini...!!

Berikut ini saya kutipkan sebuah doa yang sangat bagus salah satunya agar doa kita di dengar oleh Allah SWT. Maksudnya buka tidak didengar namun kurang diperhatikan sehingga apa yang menjadi hajat kita belum terlaksana. Naah silakan baca doa ini dengan suara rendah, pelan dan hati yang tenang / khusuk :

“Allaahumma innii a’udzubika min ‘ilmin laa yanfa’u wa qolbin laa yakhsya’u du’aain laa yusma’u wanafsin laa tasyba’u”
 Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang tak berguna,dari hati yang tak pernah tenang, dari do’a yang tak didengar , dan dari nafsu yang tak pernah kenyang.” Aamiin yaa rabbal 'alamiin.


Demikian mudah2an bermanfaat dan silakan di share / dibagikan kepada saudara ataupun teman anda semoga menjadi asbab kebaikan bagi sebanyak-banyak orang, amiinnn


Salam Sukses Super Mulia
Mas Priyanto (smartpower78@gmail.com)

Rabu, 23 April 2014

Doa Berangkat Kerja Agar Selamat & Barokah


Setiap kita akan berangkat bekerja maka niatkan sebagai ibadah agar kehidupan kita menjadi barokah, dan hebatnya lagi kepergian kita akan dihitung sebagai jihad fisabilillah selama kita benar2 bekerja dengan baik dengan maksud menghidupi anak istri/keluarga kita. Maka ada suatu amalan baik yg mesti kita baca setiap akan melangkahkan kaki keluar rumah, Lakukan tips berikut :

1. Pamit kepada anak/istri, dgn salaman istri cium tangan suami, suami cium kening istri "Sayang doakan ayah/bapak/abi ya semoga hari ini kerjaku penuh dengan kemudahkan dan barokah Allah"

2. Pandanglah ke langit dan bersyukurlah "Alhamdulillah terima kasih Yaa Allah Engkau telah banyak sekali memberi nikmat pada kami, tuntunlah kami untuk selalu Bersyukur"

3. Bacalah Doa "Bismillahi tawakaltu 'alallahi Laa haulaa walaa quwata illa billah"

4. Kepalkan tangan anda dan ucapkan "Bismillah Yess Insya Allah hari ini hari penuh dengan kebaikan dan keberuntungan"

5. Berangkatlah bekerja sesuai bidang anda mudah-mudahan Allah memberkahi usaha kita, amiiinn..

Naah lakukan tips diatas setiap anda akan berangkat beraktifitas/kerja Insya Allah berbagai kemudahan dan barokah Allah akan menyertai dalam kehidupan kita, amiiin.
Jangan lupa bagikan tips ini kepada temen2 anda mudah2an jadi ladang ilmu dan kebaikan bagi sesama.

Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto <smartpower78@gmail.com>

Selasa, 18 Maret 2014

Doanya Pemburu (awas hati2 kuwalat)

Suatu pagi, seorang laki-laki pergi hendak berburu mencari rezeki yang halal. Namun, sampai hampir malam, ia belum mendapatkan satu pun binatang buruan. la lalu berdoa sepenuh hati, "Ya Allah, anak-anakku menunggu kelaparan di rumah, berilah aku seekor binatang buruan."

Tidak lama setelah doanya selesai ia panjatkan, Allah memberikannya rezeki: jala yang dibawa pemburu itu mengenai seekor ikan yang sangat besar. la pun bersyukur kepada Allah dan pulang ke rumah dengan penuh bahagia.

Di tengah perjalanan pulang, ia bertemu dengan kelompok raja yang hendak berburu juga. Raja heran dan takjub luar biasa begitu melihat ikan sebegitu besar yang dibawa pemburu itu. Lalu, ia menyuruh pengawal untuk mengambil ikan itu secara paksa dari tangan sang Pemburu.

Dibawanya ikan itu pulang dengan bahagia. Ketika sampai di istana, ia keluarkan ikan itu dan bolak-balik sambil tertawa ria, tiba-tiba, ikan itu mengigit jarinya dan mengakibatkan badannya jadi panas dingin sehingga malam itu Raja tidak dapat tidur.

Dihadirkanlah seluruh dokter untuk mengobati sakitnya. Semua dokter menyarankan agar jarinya itu dipotong untuk rnenghindari tersebarnya racun ke anggota badan lainnya. Raja pun menyetujui nasihat mereka. Namun, setelah jarinya dipotong, ia tetap tidak dapat istirahat karena ternyata racun itu telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Para dokter pun menyarankan agar pergelangan tangan raja dipotong dan Raja pun menyetujuinya. Namun, setelah pergelangan tangannya dipotong, tetap saja Raja tidak dapat memejamkan matanya, bahkan rasa sakitnya makin bertambah. la berteriak dan meringis dengan keras karena racun itu telah merasuk dan menyebar ke anggota tubuh lainnya.

Seluruh dokter akhirnya menyarankan agar tangan Raja sampai siku dipotong, Raja pun menyetujuinya. Setelah lengannya dipotong, sakit jasmaninya kini telah hilang, tetapi diri dan jiwanya tetap belum tenang. Semua dokter akhirnya menyarankan, agar Raja dibawa ke seorang dokter jiwa (ahli hikmah).

Dibawalah sang Raja menemui seorang dokter jiwa dan diceritakan seluruh kejadian seputar ikan yang ia rebut dari pemburu itu.

Mendengar itu, ahli hikmah berkata, "Jiwa Tuan tetap tidak akan tenang selamanya sampai pemburu itu memaafkan dosa dan kesalahan yang telah Tuan perbuat."
Dicarinya pemburu itu dan setelah didapatkan, Raja menceritakan kejadian yang dialaminya dan ia memohon agar si Pemburu itu memaafkan semua kesalahannya. Si Pemburu pun memaafkannya dan keduanya saling berjabat tangan.

Sang Raja penasaran ingin mengetahui apa yang dikatakan si Pemburu ketika Raja mengambil paksa ikannya. la bertanya, "Wahai pemburu, apa yang kaukatakan ketika prajuritku merampas ikanmu itu?"

Pemburu itu menjawab, "Tidak ada kecuali aku hanya mengatakan, 'Ya Allah, sesungguhnya dia telah menampakkan kekuatannya kepadaku, perlihatkanlah kekuatan-Mu kepadanya!"'

Sungguh, doa orang teraniaya sangat mustajab maka berhati-hatilah dalam bertindak.

Jika ada yang mengancammu dengan kebinasaan, jawablah ancamannya dengan nasihat dan doa. (Ja'far Ash Shadiq)

Kamis, 27 Februari 2014

Doa Agar Diberi Sehat Lahir Batin

DOA AGAR DIBERI SEHAT BADAN, PENDENGARAN DAN PENGLIHATAN:

اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
(Alloohumma 'aafinii fii badanii, wa 'aafinii fii sam'ii, wa 'aafinii fii bashorii. Laa ilaaha illaa Anta)

Artinya :
Ya Allah, aku memohon kepadamu diberikan sehat badanku, sehat pendengaranku, sehat pengelihatanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau.

Silakan dibaca do'a ini setiap pagi petang (lebih bagus lagi setelah sholat subuh & magrib) min. 3x, dengan sungguh-sungguh Insya Allah akan senantiasa diberikan sehat lahir batin, amiiin..

Atau ada tips lain disaat anda minum obat bacakan doa ini sambil ditiupkan ke air minum dan obat yang akan diminum, Insya Allah lebih mujarab dan manjur.
Bila dirasa sakitnya cukup berat coba lakukan tips berikut :
1. Ambil Air Putih 1 gelas
2. Bacakan S. Alfatehah, Al-Ihlas, Al-Falaq, An-Nas 3x, kemudian ditutup dgn ayat kursy 1x
3. Tiupkan ke air minum tadi gelas/botol minum, sambil memohon kepada Allah agar air ini dijadikan sebagai obat yang ampuh bagi penyakit kita.
4. Baca doa di atas 3x dan bersyukurlah
5. Minum air obat tadi, Insya Allah semoga menjadi obat yang mujarab dan akan mendapatkan kesembuhan atas izin Allah SWT.

Hal ini bisa dicobakan kepada keluarga, anak atau teman2 yang membutuhkan.

JIKA INGIN MEMBUANG PENYAKIT, VIRUS DARI DALAM TUBUH KITA DGN CARA UNIK KLIK DISINI

Semoga bermanfaat silakan disebarkan kepada yang lain.

Terima kasih,

Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto (pintulangit@gmail.com, samrtpower78@gmail.com)

Selasa, 25 Februari 2014

Syarat-syarat Doa Agar Dikabulkan, renungkan baik-baik!!!!

Agar do’a-do’a yang kita sampaikan kepada Allah swt semaksimal mungkin mencapai pengabulan dari-Nya, maka ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Di antaranya sebagai berikut:
1) Hendaknya kita hanya meminta kepada Allah swt, tidak mempersekutukanNya dengan siapapun
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (QS Al-Fatihah 5)
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS Al-Baqarah 186)

2) Hendaknya kita semakin banyak melaksanakan berbagai perintah Allah berlandaskan iman kepada-Nya, serta dengan jalan menghidupkan berbagai sunnah Rasulullah saw
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي
”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku.” (QS Al-Baqarah 186)
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Katakanlah, “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku,
niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.”
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Ali Imran 31)

3) Hendaknya isi redaksi do’a tidak hanya mencakup urusan dunia semata, melainkan mencakup urusan dunia dan akhirat sekaligus
فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ أُولَئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِمَّا كَسَبُوا وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ
“Maka di antara manusia ada orang yang berdo`a, “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.
Dan di antara mereka ada orang yang berdo`a, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.”
Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian dari apa yang mereka usahakan;
dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (QS Al-Baqarah 200-202)
مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا
نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ
“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS Asy-Syuro 20)

4) Hendaknya do’a disampaikan dengan “merendahkan diri” dan “suara yang lembut”

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
“Berdo`alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf 55)
Dalam Shahihain diriwayatkan bahwa Abu Musa Al-Asy’ari berkata bahwa orang-orang mengeraskan suaranya ketika berdo’a, maka Rasulullah saw bersabda:
ارْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ فَإِنَّكُمْ لَا تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلَا غَائِبًا تَدْعُونَ سَمِيعًا بَصِيرًا قَرِيبًا
“Hai manusia, kasihanilah dirimu karena kamu bukan menyeru kepada yang tuli dan gha’ib (tidak ada), yang kamu seru itu adalah Maha Mendengar,
Maha Melihat dan Maha Dekat.”(HR Bukhari 22/385)

5) Hendaknya pada saat berdo’a memadukan di dalam jiwa perasaan “berharap” dan “takut”. Berharap kepada Allah swt agar do’a tersebut dikabulkanNya, dan cemas kalau-kalau do’a kita tidak dikabulkan, bahkan tidak didengarNya.
وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا
“…dan berdo`alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan).” (QS Al-A’raf 56)
6) Hendaknya kita meyakini bahwa do’a kita pasti InsyaAllah dikabulkanNya. Cepat ataupun lambat. Di dunia ini maupun di akhirat kelak nanti. Yang penting kita tidak memaksa atau “mendikte” Allah swt, suatu hal yang memang mustahil.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al-Mu’min 60)
Dan yang tidak kalah pentingnya bahwa seorang muslim tidak boleh pernah berhenti meminta kepadaNya, karena sikap demikian merupakan suatu kesombongan yang akan menjebloskannya ke dalam siksa Allah yang pedih. Maka Rasulullah saw bersabda:
مَنْ لَمْ يَدْعُ اللَّهَ غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ
“Barangsiapa tidak berdo’a kepada Allah swt, maka Allah murka kepadaNya.”

(HR Ahmad)

Tambahan satu lagi yaitu kita mesti mewaspadai perasaan hati kita, Ingatlah bahwa Allah akan mengikuti prasangka hati hambanya" dgn kata lain perasaanmu adalah jawaban doamu"
Jadi senantiasa berprasangka baiklah kepada Allah karena keraguan sedikit saja akan menghancurkan keyakinan kita. Waspadalah waspadalah

Semoga bermanfaat, silakan dibagikan kepada saudara2, atau temen2 yg lain agar lebih bermanfaat.

Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto (pintulangit@gmail.com, smartpower78@gmail.com)