Selasa, 13 Mei 2014

Perasaanmu adalah Jawaban Doamu...Waspadalah..!!

Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah ketika membaca judul di atas mungkin sebagian terkejut, mungkin sebagian bertanya-tanya apakah maksudnya itu? Knapa saya membuat judul "perasaanmu adalah jawaban doamu" ini bukanlah mengada-ada atau tanpa dasar, namun ini merupakan keprihatianan terhadap diri sendiri dan mungkin banyak diantara kita semua yg selalu berkata kenapa doaku belum dikabulkan???

Oleh karena itu saya mengajak untuk instropeksi diri apakah benar ketika kita berdoa sudah benar-benar memperhatikan perasaan kita?? Tahukah anda bahwasanya kita itu saat ini ternyata baru sebatas membaca doa bukan berdoa... padahal janji Allah 'Berdoalah niscaya akan Aku kabulkan"...Lha trus bedanya apa donk mas, kok bisa begitu?? Yaa bisa donk masa gak bisa he..he sabar om.. tenang tenang...;) mesem dikit ciss..

Berdo'a vs Baca Doa itu lainn??
Kalau baca doa itu baru sebatas membaca bahkan kadang tanpa penghayatan dan makna, cepet-cepetan buru-buru, tergesa-gesa, age-age, enggal-enggal wis opo meneh kuwi..;) oleh karena itu coba dech perhatikan..maaf nich ya kl anda dengar ceramah/kultum dengan membaca teks sama gak dgn yg tanpa membaca?? Paling DLN apa itu.. denger langsung ngantuk he hee.. ketahuan ya..

Trus sudah berapa lama kita lakukan seperti itu?? Setahun, dua tahun atau jangan2 dah dari dl ya he he... Naah oleh karena itu kita harus tahu ilmunya...
kalau Berdo'a itu artinya kita itu memohon, istilah jawanya "madhep mantep, nyenyuwun mring Gusti Allah" kalau bahasa gaulnya ya Ngobroll lah... lha kok bisa dikatakan ngobrol.. ya bisa namanya aja berkomunikasi.. coba atur nafas anda yg barusan lari tadi he he... wisss duduk tenang???.. Ucapkan ini dgn suara rendah dan memanggil...YAA ALLAH...YAA ALLAH... sampai bergetar hati anda memanggil Allah...rasakan kehadiranya dan Bicaralah yang jelas...!!!

Ahaa....Eheemm..(kayak masha & the bear aja) sekarang tahukan bedanya?? Apa coba?? Lupa lagi?? weelha dalah lali meneh to kepiye to leehh hehe (just kidding).
Jika anda melakukanya dgn benar akan bisa merasakan perbedaanya membaca doa dengan berdoa... naah kira-kira sepert itulah kejadianya..
Tahukan sekarang kita itu ternyata bukan memohon (berdoa) tapi menyuruh Allah...Yaa Allah mana rezekiku, mana hajatku..mana mana mana?? lagi dan lagi.. dan perhatikan bagaimana perasaanmu...? pasti dech gak konsen, alias dimulut saja.. :)

Oleh karena itu unsur paling penting dalam berdoa adalah perasaan atau kata lainya keyakinan dari hati yg terdalaaaammmm..yg ada pada diri kita..
Lha kita itu baru mau berdoa saja sudah ragu-ragu duluan kok.. nanti diterima gak ya, nanti dikabulkan gak ya??.
Soo mulai sekarang buang itu perasaan yg mengganggu...panggil Allah.. dan ngobrol lah dengan-NYA.. karena Dia sudah berjanji..Aku hanya menurut prasangka hamba-Ku saja"
jadi selaras dengan judul diatas tadi "Perasaanmu adalah jawaban doamu"
Bahkan ada informasi dari Allah langsung lewat hadist qudsi "AKU telah mengadakan hubungan yang langsung antara AKU dengan angan-angan (rasa/perasaan hati) dan harapan seluruh makhluk KU. Akan tetapi, mengapa mereka malah bersandar kepada selain AKU ?
AKU telah menyediakan semua harapan hamba-hamba KU, tetapi mengapa mereka putus asa & tidak puas dengan perlindungan KU ?

Wisslah cek sendiri sekarang, kan udah tahu ilmunya tadi he..he..
Sekarang setiap kita berdoa waspadalah terhadap perasaan kita..karena itu adalah bagian dari proses terkabulnya doa kita..
Simak nasehat berikut :

Dari Abu Hurairah ra. Berkata, bersabda Rasulullah saw. : Allah berfirman : “Aku tergantung pada prasangka hamba-Ku, dan Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku; jika ia mengingat-Ku dalam jiwanya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; dan jika ia mengingat-Ku dalam lintasan pikirannya, niscaya Aku akan mengingat-Nya dalam pikirannya kebaikan darinya (amal-amalnya); dan jika ia mendekat kepada-ku setapak, maka aku akan mendekatkannya kepada-Ku sehasta; jika ia mendekat kepada-ku sehasta, maka aku akan mendekatkannya kepada-ku sedepa; dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan menghampirinya dengan berlari. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).

So..marilah kita jaga perasaan hati kita kepada Allah SWT karena telah dijanjikan dan janji Allah pasti benar dan tidak pernah ingkar janji.. sedikit saja kita mendekat pada-Nya maka rahmat-Nya akan berlari menghampiri kita..
Jangan berputus asa dari rahmat Allah mari kita berdoa, bukan hanya  membaca doa saja.

"Yaa Allah jadikan kami, keluarga kami, anak/istri/suami kami, orang tua kami, sebagai asbab hidayah bagi sebanyak-banyak umat, sehingga siapa saja yang berhubungan dgn kami, mendengar kata-kata kami, mebaca tulisan-tulisan kami, memandang wajah-wajah kami akan senatiasa mendapatkan hidayah-Mu" Aaamiiin Yaa Rabbal 'alamiin

Baca juga Bila Doaku Terasa Lambat Jika ada manfaatnya, silakan dibagikan kepada orang lain, teman, saudara atau sahabat semoga tambah manfaat, dan jadi amal sholeh kita.

Terima kasih
Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto (pintulangit@gmail.com, smartpower78@gmail.com)



1 komentar: